Dikala larut kian menjemput, cenayang 0tak mulai tersketsa. . .
Di ruang hampa engkaulah matahariku, engkaulah pusat besar magnet indah cantik pes0namu. Engkaulah pusat tegak dengan berjuta planet kesepian mengitarimu. . . .
Lalu siapa aku? Aku hanyalah bintang terjauh yang sekilas memandangmu dengan wajah tersipu siku dan tak berani tuk ungkapkan rasa makna itu.
(A.D.T.H)
Minggu, 06 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar